HUBUNGAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP LUARAN KLINIS BAYI DARI IBU PREEKLAMPSIA DI RSIA ANANDA MAKASSAR 2020–2022

THE ASSOCIATION BETWEEN ANTIHYPERTENSIVE THERAPY AND NEONATAL CLINICAL OUTCOMES IN PREECLAMPTIC MOTHERS AT RSIA ANANDA MAKASSAR, 2020–2022

  • Astri Zahri Miftahuljannah R Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar
  • Darmawansyih Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar
  • Syatirah Jalaluddin Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar
  • Rizka Anastasia Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar
  • Takdir Program Studi Pendidikan Agama Islam, UIN Alauddin Makassar
Keywords: Nifedipine, Magnesium Sulfat, Preeklampsia

Abstract

Preeklampsia adalah hipertensi dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu, disertai proteinuria ≥ 300 mg/24 jam atau ≥ +1. Kondisi ini berkontribusi terhadap meningkatnya risiko luaran neonatal yang buruk seperti bayi berat lahir rendah (BBLR) dan asfiksia. Pemberian obat antihipertensi pada ibu preeklampsia bertujuan menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kondisi maternal sehingga diharapkan dapat memperbaiki luaran klinis bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian obat antihipertensi terhadap luaran klinis bayi dari ibu preeklampsia di RSIA Ananda Makassar tahun 2020–2022. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh ibu dengan preeklampsia yang melahirkan di RSIA Ananda Makassar pada periode tersebut dan memenuhi kriteria inklusi, dengan total 80 kasus. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi penggunaan nifedipin sebesar 31,3% dan kombinasi nifedipin dengan MgSO₄ sebesar 68,8%. Analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian obat antihipertensi dengan kejadian BBLR (p=0,026) dan asfiksia (p=0,047). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian obat antihipertensi pada ibu preeklampsia menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian BBLR dan asfiksia pada bayi.

References

Cunningham F, Leveno K, Dashe J, Hoffman B, Spong C, Casey B. William Obstetrics. 26th editi. McGraw Hill Education; 2022.

Suleman DMR, Setiawati D, Gama AW, Nurdin A, Damis R. Analisis Hubungan Preeklampsia-Eklampsia Gravidarum dengan Kejadian Persalinan Prematur pada Ibu Bersalin di RSUD Prof. DR. H. Aloei Saboe Periode Januari-September Tahun 2020. J Kedokt. 2021;06(02):165-175.

Norfitri R. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklampsi Pada Kehamilan: Literatur Review. J Ilmu Kesehat Insa Sehat. 2022;8(1). doi:10.54004/jikis.v10i1.74

Harahap N, Situmeang IF. Determinan Kasus Preeklampsia pada Ibu Bersalin. J Ilmu Kesehat Masy. 2022;11(04):342-350. doi:10.33221/jikm.v11i04.1526

POGI. Diagnosis Dan Tata Laksana Pre-Eklamsia. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Himpunan Kedokteran Feto Maternal; 2016.

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. (Hardhana B, Sibuea F, Widiantini W, eds.). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2021.

Hansel Wijaya NR, Susanto R. Prevalensi Preeklampsia Dan Bayi Berat Lahir Rendah Di Rumah Sakit X Jakarta Tahun 2019-2020. PREPOTIF J Kesehat Masy. 2022;6(2):1866-1870. doi:10.31004/prepotif.v6i2.5531

Ridwan RR, Pakasi SS, Adil A, Hamzah M, Nurdin H. Pengaruh Paritas Terhadap BBLR dan Prematur di RS Muhammadiyah Palembang 2019. Fakumi Med J. 2023;3(6):427-436.

Susanto YPP. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hipertensi Gestasional Pada Ibu Hamil Di RSIA Masyita Kota Makassar Tahun 2022. J Kesehat Delima Pelamonia. 2022;6(2):12-22.

Femilia TP, Aladin A, Kurnia D. Karakteristik dan Outcome Pasien Preeklampsia Berat di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2020. J Ilmu Kesehat Indones. 2022;3(2):150-157. doi:10.25077/jikesi.v3i2.723

Ardhany SD. Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Preeklampsia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Kota Palangka Raya Tahun 2016. J Surya Med. 2019;4(2):17-25. doi:10.33084/jsm.v4i2.541

Husna N, Melinda C, Sugita RD, Anggraeni R. Studi Faktor Resiko, Pola Pengobatan, dan Luaran Klinis Pasien Preeklampsia di RSUD Sleman Yogyakarta. J Sains Farm Klin. 2022;9(suplemen):196-201. doi:10.25077/jsfk.9.sup.196-201.2022

Handayani S, Solama W, Hipson M. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsi Pada Ibu Hamil. 2023;8(1):43-57.

Siagian L, Anggraeni M, Pangestu GK. Hubungan antara letak janin, preeklampsia, ketuban pecah dini dengan kejadian sectio caesarea di Rs yadika kebayoran lama tahun 2021. SENTRI J Ris Ilm. 2023;2(4):1275--1289.

Maisarah RH. Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Ibu Hamil Dengan Preeklampsia Di Rsud Abdul Wahab Sjahrani Samarinda Periode Januari-Desember 2020. J Ilm Kesehat. 2020;1(1):19-28.

Putri D, Mahendra AN, Indrayanti AW, Wirata G. Profil pemberian nifedipine kombinasi metildopa dan MgSO4 pada pasien pre-eklamsi berat di Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung. Intisari Sains Medis. 2020;11(3):1222-1229. doi:10.15562/ism.v11i3.690

Awaluddin A, Mahmud I, Awaluddin N, Indrisari M. Profil Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Pre eklampsia di Rumah Sakit Umum. Media Kesehat Politek Kesehat Makassar. 2021;XVI(2):334-342.

Sitorus MF, Amalia L. Hubungan antara Penggunaan Antihipertensi pada Pasien Preeklamsia terhadap Insidensi Asfiksia Neonatal dan Berat Badan Lahir Rendah di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Indones J Clin Pharm. 2020;9(4):280. doi:10.15416/ijcp.2020.9.4.280

Nyoman Hartati N, Dewa Ayu Ketut Surinati I, Nyoman Diah Vitri Pradnyaningrum N, Keperawatan Politeknik Kesehatan Denpasar J. Preeklampsia Dengan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Pada Ibu Bersalin. J Gema Keperawatan. 2018;000:1-9.

Ameliyani MV, Lestari N, Hernawan B, Setiawati SR. Hubungan Preeklampsia dan Anemia Dalam Kehamilan dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Univ Res Colloqium. 2020;11:1-8.

Ghanem FA. Use of Antihypertensive Drugs during Pregnancy and Lactation. Edisi 1. Wiley Online Library; 2018.

Katzung BG. Basic & Clinical Pharmacology. 14th ed. McGraw-Hill Education; 2018.

Matondang HA, Sulaeman Effendi J, Handono B, Kurniadi A. Penggunaan Magnesium Sulfat untuk Menurunkan Angka Kejadian Cerebral Palsy pada Bayi Prematur. Indones J Obstet Gynecol Sci. 2018;1(1):63-68. doi:10.24198/obgynia.v1n1.44

Xiang C, Zhou X, Zheng X. Magnesium sulfate in combination with nifedipine in the treatment of pregnancy-induced hypertension. Pakistan J Med Sci. 2020;36(2):21-25. doi:10.12669/pjms.36.2.706

Ulum IS, Fadli Ananda K, Surdam Z, Dewi AS, Arfah AI. Karakteristik Penderita Preeklampsia yang Dirawat Di RSIA. Ananda Makassar Tahun 2019. Fakumi Med J. 2021;1(3):217-223.

Pawirohardjo S. Ilmu Kebidanan. 4th ed. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2020.

Febriyanti Y, Anggaraini N. Efektivitas Pemberian Nifedipin 10 Mg pada Kontraksi Preterm di RSIA St Yusuf Tanjung Priok. Malahayati Nurs J. 2023;5(2589-600).

Kemenkes RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Asfiksia. Kementrian Kesehatan RI; 2019.

Akbar MI, Rodiani R, Putri GT. Terapi farmakologis preeklampsia pada ibu hamil. J Kesehat dan Agromedicine. 2021;8(2):7655-7800.

Bhoko MS, Atok YS. Hubungan Pemberian Magnesium Sulfat (MgSO4) pada Persalinan Pre-Eklampsia terhadap Kejadian Afiksia di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. CHMK Nurs Sci J. 2020;3(Januari):1.

Published
2026-07-01
How to Cite
R, A. Z. M., Darmawansyih, Jalaluddin, S., Anastasia, R., & Takdir. (2026). HUBUNGAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP LUARAN KLINIS BAYI DARI IBU PREEKLAMPSIA DI RSIA ANANDA MAKASSAR 2020–2022: THE ASSOCIATION BETWEEN ANTIHYPERTENSIVE THERAPY AND NEONATAL CLINICAL OUTCOMES IN PREECLAMPTIC MOTHERS AT RSIA ANANDA MAKASSAR, 2020–2022. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 25(2), 389-398. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v25i2.1132
Section
Research Article