HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIEN DENGAN SKOR DEPRESI PADA PENDERITA ODHA YANG MENDAPAT TERAPI ARV DI BRSODH “BAHAGIA” MEDAN TAHUN 2020

  • Melia Wahyuni Universitas Islam Sumatera Utara
  • Saiful Batubara Universitas Islam Sumatera Utara
Keywords: Adversity Quotient, Depression, HIV / AIDS, ARV

Abstract

Penyakit HIV/AIDS adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi, yang memerlukan terapi ARV. Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang paling umum terjadi pada ODHA. Pola pikir terhadap penyakit HIV/AIDS yang dialaminya dapat dinilai dengan skor adversity quotient. Adversity quotient yang tinggi dapat membantu seseorang dalam menghadapi masalah yang dialami, sehingga mempu mengelola dan menangani depresi. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan adversity quotient dengan skor depresi pada penderita ODHA yang mendapat terapi ARV di BRSODH “Bahagia” Medan Tahun 2020. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional dengan sampel 30 pasien HIV/AIDS yang mendapat terapi ARV di BRSODH “Bahagia” Medan pada bulan Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan teknik consecutive sampling dan data dianalisis dengan Uji Chi-Square .

Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-sided) sebesar 0,001 (<0,05) hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara adversity quotient dengan skor depresi pada ODHA yang mendapat terapi ARV.

Published
2021-06-01
Section
Artikel Penelitian