Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis <p>Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan yaitu pada bulan <strong>Juni</strong> dan <strong>Desember</strong> yang menerima dan menerbitkan artikel penelitian, kajian sistematis, tinjauan pustaka, laporan kasus, dan artikel pengabdian masyarakat di bidang kedokteran dan kesehatan.</p> en-US ndanovzi@gmail.com (Nanda Novziransyah) rosyadi.aziz@uisu.ac.id (Rosyadi Aziz Rahmat) Sat, 06 Sep 2025 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MANFAAT REHABILITASI JANTUNG BERBASIS RUMAH: TINJAUAN SISTEMATIS https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/990 <p><strong>Latar Belakang:</strong> <em>Cardiovascular Disease </em>(CVD) merupakan&nbsp;penyebab utama kematian secara global. Adanya program rehabilitasi jantung diharapkan mampu menurunkan angka kematian akibat CVD. Namun minimnya tingkat partisipasi akibat berbagai situasi menuntut adanya inovasi untuk menjangkau pasien lebih luas. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah pelaksanaan <em>Home-Based Cardiac Rehabilitation</em> (HBCR). <strong>Tujuan:</strong> Mengevaluasi manfaat dan potensi HBCR sebagai strategi rehabilitasi jantung yang efektif dan berkelanjutan. <strong>Metode:</strong> Studi ini menggunakan metode PRISMA<em> (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses) </em>untuk melakukan&nbsp;tinjauan sistematis. Kata kunci yang digunakan adalah <em>"cardiac rehabilitation" AND ("benefits" OR "outcomes" OR "effects"</em>). Artikel dikumpulkan dengan kriteria inklusi: artikel original, berbahasa Inggris, dan diterbitkan tahun 2022-2025. Lalu dieliminasi dengan kriteria eksklusi: akses terbatas dan terjadi pengulangan dari sumber yang berbeda. <strong>Hasil:</strong> Dari hasil penelusuran didapatkan 1.107 artikel. Sebanyak 145 artikel dieksklusi karena pengulangan, 930 artikel karena PICO tidak sesuai, dan 8 artikel karena akses terbatas. Dari 24 artikel yang tersisa diketahui bahwa HBCR terbukti memberikan manfaat klinis seperti penurunan mortalitas dan angka rawat inap, serta peningkatan kapasitas fungsional, gaya hidup sehat, dan kualitas hidup. HBCR juga berkontribusi pada perbaikan kesehatan mental dan parameter biomedis, seperti tekanan darah, profil lipid, dan kadar glukosa darah. <strong>Kesimpulan:</strong> HBCR merupakan pendekatan rehabilitasi yang fleksibel dan efektif. Dengan penyesuaian program yang dipersonalisasi dan dukungan teknologi, HBCR dapat menjadi strategi rehabilitasi jantung yang komprehensif dan berkelanjutan.</p> Sidhi Laksono, Wella Widyani Copyright (c) 2025 Sidhi Laksono, Wella Widyani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/990 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 PERAN HORMONAL TERHADAP TERJADINYA OSTEOARTHRITIS LUTUT PADA PEREMPUAN POST MENOPAUSE : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1026 <p>Osteoartritis (OA) lutut merupakan penyebab utama kecacatan pada usia lanjut, dengan prevalensi lebih tinggi pada perempuan pascamenopause akibat penurunan estrogen. Defisiensi estrogen berperan dalam inflamasi, degradasi matriks tulang rawan, dan kerusakan tulang subkondral. Penelitian ini menggunakan <em>systematic literature review</em> (SLR) untuk menganalisis hubungan menopause dan perubahan hormonal dengan kejadian OA lutut. Literatur ditelusuri menggunakan pedoman PRISMA melalui PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect, dengan inklusi studi kohort, kasus-kontrol, atau potong lintang pada wanita pascamenopause ≥45 tahun, penelitian rentang tahun 2015-2025. Dari 226 artikel yang ditemukan, diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria. 6 artikel menilai hubungan estrogen dengan OA, dimana 5 menunjukkan hubungan positif bahwa semakin rendah kadar estrogen, seperti pada menopause dini, maka progresivitas OA semakin meningkat. Sebaliknya, 1 artikel menunjukkan hubungan negatif, yaitu penggunaan terapi hormon (HT) dengan suplementasi estrogen dikaitkan dengan peningkatan risiko OA lutut. Selain itu, 2 artikel menyoroti peran <em>Anti-Müllerian Hormone</em> (AMH) sebagai biomarker deteksi dini OA, dan 1 artikel membahas peran <em>Follicle-Stimulating Hormone</em> (FSH) dalam patofisiologi OA. Kesimpulannya, perubahan hormonal pada menopause, terutama defisiensi estrogen, rendahnya AMH, dan tingginya FSH, memiliki kontribusi penting terhadap patogenesis OA lutut.</p> Putu Clara Rosalia, Ekanova Dharmapala, Ni Luh Kadek Alit Arsani Copyright (c) 2025 Putu Clara Rosalia, Ekanova Dharmapala, Ni Luh Kadek Alit Arsani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1026 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 GAMBARAN PERILAKU REMAJA PUTRI DALAM MENGONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 TAMBUSAI https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/898 <p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai perilaku konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri yang bersekolah di SMP Negeri 2 Tambusai. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif, dan melibatkan sebanyak 70 orang responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling jenis purposive sampling yaitu teknik penemuan sampel dengan pertimbangan. Berdasarkan temuan yang diperoleh melalui pengisian kuisioner, ditemukan dari hasil persentasi dari gambaran perilaku remaja putri dalam mengkonsusi tablet tambah darah padaa tingkat pengetahuan responden tentang TTD berada pada kategori cukup baik, di mana 47,1% peserta memiliki pemahaman yang memadai. Di samping itu, sebanyak 80% responden memperlihatkan sikap yang mendukung terhadap konsumsi TTD, dan 82,9% di antaranya telah menjalankan praktik konsumsi TTD dengan baik. Pengambilan data dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama SMP Negeri 2 Tambusai dalam kurung waktu pelaksanaan dari bulan Januari sampai dengan Desember 2023. Meskipun secara umum pengetahuan awal yang dimiliki remaja putri terbilang belum begitu baik, namun sikap dan praktiknya dalam mengkonsumsi tamblet tambah darah sudah tergolong positif.</p> Teguh Santoso, Zahtamal Copyright (c) 2025 Teguh Santoso, Zahtamal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/898 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI DESA PEMATANG KUALA TAHUN 2023 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/944 <p>Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit <em>Plasmodium</em> yang ditularkan melalui gigitan nyamuk <em>Anopheles</em>. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat dapat berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan malaria di Desa Pematang Kuala tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik <em>non-probability purposive sampling</em>. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji <em>Spearman</em>. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 41–50 tahun (38 responden; 39,2%), berjenis kelamin perempuan (60 responden; 61,9%), berpendidikan SMA (32 responden; 32,0%), dan bekerja sebagai wiraswasta (38 responden; 39,2%). Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori baik (43 responden; 44,3%), sedangkan perilaku pencegahan malaria didominasi kategori buruk (52 responden; 53,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang malaria dengan perilaku pencegahan malaria (p = 0,461; p &gt; 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan malaria di Desa Pematang Kuala.</p> Novia Riska, Tiffani Tantina Lubis, Dewi Yanti Handayani, Anna Yusria Copyright (c) 2025 Novia Riska, Tiffani Tantina Lubis, Dewi Yanti Handayani, Anna Yusria https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/944 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINDAKAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI POSYANDU KELURAHAN WEK 1 KOTA PADANG SIDEMPUAN https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/996 <p>Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif di Posyandu Kelurahan Wek I, Kota Padang Sidempuan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em> pada 38 ibu yang memiliki bayi berusia 0–24 bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji <em>Somer’s d.</em> Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik (47,4%) dan cukup (47,4%), namun praktik pemberian ASI eksklusif masih rendah (39,5%). Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang antara tingkat pengetahuan ibu dan praktik pemberian ASI eksklusif (p = 0,003; r = 0,414). Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik belum tentu diikuti oleh praktik yang optimal; faktor dukungan keluarga, budaya, dan pekerjaan juga berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif.</p> Sri Dila Lestari, Ira Cinta Lestari, Hadiyatur Rahma, Aspri Astria Copyright (c) 2025 Sri Dila Lestari, Ira Cinta Lestari, Hadiyatur Rahma, Aspri Astria https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/996 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 ANALISIS BIBLIOMETRIK TENTANG PENGARUH IMT TERHADAP KADAR HIGH-DENSITY LIPOPROTEIN (HDL): STUDI SELAMA DUA DEKADE https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1004 <p>Indeks Massa Tubuh (IMT) dan High-Density Lipoprotein (HDL) merupakan indikator penting dalam menilai status metabolik dan risiko kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan memetakan tren publikasi ilmiah global terkait hubungan IMT dan HDL selama 2005–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data sekunder diperoleh dari Scopus, PubMed, dan Web of Science dengan kata kunci “Body Mass Index” OR “BMI” AND “High Density Lipoprotein” OR “HDL” AND “Original”. Sebanyak 312 artikel terkumpul, terdiri atas 91 dari Scopus, 215 dari PubMed, dan 6 dari WoS. Analisis menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasi kolaborasi penulis, kata kunci, dan tren publikasi. Hasil menunjukkan peningkatan publikasi sejak 2010, dengan puncak pada 2020–2023. Negara kontributor utama adalah Amerika Serikat, Tiongkok, dan Inggris, sementara partisipasi negara berkembang mulai terlihat. Kata kunci dominan meliputi obesity, BMI, HDL, metabolic syndrome, dan cardiovascular risk. Mayoritas penelitian menyimpulkan peningkatan IMT berkaitan dengan penurunan HDL melalui mekanisme resistensi insulin, peningkatan VLDL, gangguan enzim lipid, inflamasi kronis, dan reverse cholesterol transport. Studi ini memetakan tren global, kontribusi negara, kolaborasi penulis, serta topik utama, sekaligus menunjukkan potensi celah penelitian untuk kajian lanjutan.Body Mass Index</p> Atika Rahma Maulida, Ira Citra Ningrom, Abdul Hakim Nitiprojo, Muhammad Mansyur Romi Copyright (c) 2025 Atika Rahma Maulida, Ira Citra Ningrom, Abdul Hakim Nitiprojo, Muhammad Mansyur Romi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1004 Mon, 15 Dec 2025 00:00:00 +0700 ANALISIS DETERMINAN RISIKO KEJADIAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI RSUP H. ADAM MALIK, MEDAN, INDONESIA https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1083 <p>Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat di dunia, dengan morbiditas 660.000 kasus baru pada tahun 2022. Pada tahun yang sama, sekitar 94% dari 350.000 kematian yang disebabkan oleh kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua pada perempuan Indonesia, dengan 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian setiap tahunnya. Penelitian ini dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur penderita kanker serviks baik rawat inap maupun rawat jalan di RSUP H. Adam Malik Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang yang diambil dengan teknik <em>simple random sampling</em>. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik ganda.&nbsp; Terdapat hubungan faktor risiko usia pertama kali berhubungan seksual (p value 0,003), riwayat penggunanaan kontrasepsi hormonal(0,002), dan jumlah pasangan berhubungan seksual (p value 0,001). Faktor risiko yang paling mempengaruhi terjadinya kanker serviks adalah penggunaan kontrasepsi hormonal (p value = 0,003) Disarankan agar tenaga kesehatan dan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang faktor risiko yang mempengaruhi kejadian kanker serviks dan pencegahannya</p> Sah Marianta Ginting, Memo Nababan, Putri Yolanda Situmorang, Sylvira Rianda Copyright (c) 2025 Sah Marianta Ginting, Memo Nababan, Putri Yolanda Situmorang, Sylvira Rianda https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1083 Mon, 22 Dec 2025 00:00:00 +0700 ETIKA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA MAHASISWA PROFESI DOKTER DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. PIRNGADI MEDAN https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/999 <p>Etika Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan kinerja mahasiswa profesi dokter bersifat fundamental karena pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip K3 secara etis akan berdampak langsung pada kualitas layanan dan keselamatan pasien yang mereka tangani di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara etika keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan kinerja mahasiswa profesi dokter di RSUD DR. Pirngadi Medan. Desain penelitian adalah <em>cross-sectional</em> dengan 73 responden yang dipilih melalui <em>purposive sampling</em>. Instrumen penelitian berupa kuesioner etika K3 dan kinerja yang dianalisis menggunakan uji <em>Chi Square</em>. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara etika K3 dan kinerja mahasiswa profesi dokter (p=0,004). Temuan ini menekankan pentingnya pembinaan etika K3 untuk meningkatkan profesionalisme klinik. Kesimpulan&nbsp; penelitian&nbsp; ini adalah terdapat hubungan antara etika keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja mahasiswa profesi dokter di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Pirngadi Medan.</p> Viola Salsabila, Marzuki Samion, Ismurrizal, Dovi Camela Sitepu Copyright (c) 2025 Viola Salsabila, Marzuki Samion, Ismurrizal, Dovi Camela Sitepu https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/999 Mon, 22 Dec 2025 00:00:00 +0700 ANALISIS DESKRIPTIF PEMANFAATAN APLIKASI HALODOC TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA MEDAN https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1057 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Halodoc dalam memenuhi kebutuhan informasi kesehatan masyarakat di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 45 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif (distribusi frekuensi dan persentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (91,1%) berasal dari kalangan mahasiswa/pelajar dengan tingkat penggunaan aplikasi yang intensif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa seluruh responden (100%) merasa terbantu oleh fitur konsultasi dan informasi kesehatan di Halodoc, serta menganggap aplikasi tersebut sangat mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Halodoc merupakan platform yang efektif bagi kelompok masyarakat berliterasi digital di Kota Medan dalam mendukung pengambilan keputusan kesehatan secara cepat dan efisien.</p> Aynil Paydah Harahap, Apriliani, Rian Fedriko Ginting, Suryani, Azija Sari Harahap, Sry Wulan Silaban Copyright (c) 2025 Aynil Paydah Harahap, Apriliani, Rian Fedriko Ginting, Suryani, Azija Sari Harahap, Sry Wulan Silaban https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1057 Fri, 26 Dec 2025 00:00:00 +0700 MANAJEMEN NUTRISI PASIEN ACUTE KIDNEY INJURY DI UNIT PERAWATAN INTENSIF https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/993 <p><em>Acute kidney injury</em> (AKI) ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang cepat dalam waktu 48 jam. Sekitar 15% dari semua pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba, yang mengakibatkan AKI. Sebanyak 18-75% pasien dengan gagal ginjal mengalami PEW. <em>International Society of Renal Nutrition and Metabolism</em> (ISRNM) menjelaskan bahwa KDW mengacu pada terjadinya pemborosan energi protein pada pasien dengan CKD atau AKI terlepas dari penyebabnya. Kehilangan nafsu makan sering kali menyebabkan penurunan asupan protein dan energi, yang berkontribusi pada kualitas hidup yang buruk. Penurunan asupan makanan secara spontan terjadi selama penurunan fungsi ginjal secara progresif dan berkorelasi dengan akumulasi racun uremik yang berasal dari nitrogen. Penurunan asupan energi menyebabkan penurunan sekresi insulin yang merangsang glukoneogenesis dari glikogen dan meningkatkan mobilisasi asam lemak yang menyebabkan penurunan laju metabolisme basal. Komplikasi PEW meliputi hipertensi, anemia, malnutrisi, gangguan tulang dan mineral, infeksi, dan penurunan kualitas hidup serta penyakit kardiovaskular. Pasien harus meningkatkan asupan protein/asam amino dari 1 menjadi 1,2 hingga 1,5 g/kg/hari. Asupan glukosa harian tidak boleh melebihi 5 g/kg. Konsumsi lipid harian harus 0,5–1,0 g/kg. Vitamin yang larut dalam air harus disediakan, terutama untuk pasien terapi penggantian. Kami mendukung nutrisi enteral. Namun, enteral saja tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi, oleh karena itu digunakan parenteral. Tidak ada penelitian yang secara khusus menilai atau membandingkan dampak dukungan EN dan PN pada pasien rawat inap dengan gagal ginjal. Rute nutrisi yang disukai adalah enteral. Namun, tidak selalu mungkin untuk mencapai tujuan nutrisi hanya dengan rute enteral, dan rute parenteral menjadi perlu.</p> Zayadha Hazrini, Egidia Tiffany, Yeti Maslianda, Dewi Novita, Agustiawan Copyright (c) 2025 Zayadha Hazrini, Egidia Tiffany, Yeti Maslianda, Dewi Novita, Agustiawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/993 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 HUBUNGAN ANTARA HORMONE REPLACEMENT THERAPY DENGAN RISIKO KANKER PAYUDARA PADA WANITA PASCAMENOPAUSE https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1064 <p>Kanker payudara adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita, dengan insidensi global meningkat akibat faktor genetik, lingkungan, hormonal, dan gaya hidup, di mana estrogen dan progesteron mendorong proliferasi sel payudara melalui reseptor estrogen yang dapat memicu transformasi malignan. Pada wanita pascamenopause, penurunan estrogen diatasi dengan <em>Hormone Replacement Therapy</em> (HRT), yang meredakan gejala menopause dan mencegah osteoporosis, namun meningkatkan risiko kanker payudara. Kajian literatur ini meninjau hubungan HRT dengan risiko kanker payudara berdasarkan bukti epidemiologis, mekanisme biologis, dan temuan klinis. Metode yang digunakan adalah narrative review melalui pencarian artikel di <em>PubMed, ScienceDirect</em>, dan <em>Google Scholar</em> (2019–2025) dengan kata kunci “<em>hormone replacement therapy</em>”, “<em>breast cancer risk</em>”, dan “<em>HRT breast cancer</em>”, mencakup RCT, kohort, atau studi prospektif. Hasil telaah menunjukkan bahwa terapi estrogen tunggal menurunkan risiko kanker payudara 22% (HR 0.78; 95% CI 0.65–0.93) pada wanita pascahisterektomi, sedangkan kombinasi estrogen–progestin meningkatkan risiko 28% (HR 1.28; 95% CI 1.13–1.45). Studi kohort mengonfirmasi peningkatan risiko pada penggunaan kombinasi lebih dari lima tahun, terutama pada wanita dengan indeks massa tubuh rendah dan densitas payudara tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan risiko terutama disebabkan oleh komponen progestin, sementara estrogen sendiri memiliki efek minimal. Stratifikasi risiko individu penting dalam mempertimbangkan manfaat dan risiko jangka panjang terapi HRT.</p> Devya Aulia, Indri Windarti, Risti Graharti, Putu Ristyaning Ayu Sangging Copyright (c) 2025 Devya Aulia, Indri Windarti, Risti Graharti, Putu Ristyaning Ayu Sangging https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1064 Fri, 12 Dec 2025 00:00:00 +0700 PERAN SKOR POEDJI ROCHJATI DALAM MENINGKATKAN PENCEGAHAN KEMATIAN IBU: ANALISIS DAN IMPLIKASINYA https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1015 <p>Kematian ibu merupakan masalah utama dari kesehatan ibu dan anak, terutama di negara berkembang dengan deteksi dini risiko kehamilan yang belum optimal. Kartu Skor Poedji Rochjati dikembangkan untuk mengidentifikasi kehamilan berisiko tinggi melalui penilaian riwayat kesehatan, kondisi klinis, dan faktor obstetri. Tinjauan ini menelaah literatur periode 2015–2025 mengenai penerapan Kartu Skor Poedji Rochjati di fasilitas kesehatan dan tingkat komunitas. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari separuh ibu hamil yang diskrining tergolong risiko tinggi atau sangat tinggi. Hambatan utama meliputi keterlambatan pengenalan tanda bahaya, keputusan rujukan, dan akses ke fasilitas rujukan. Kartu Skor Poedji Rochjati juga berperan dalam edukasi komunitas melalui media visual dan konseling antenatal yang meningkatkan kesadaran dan skrining mandiri. Integrasi indikator Kartu Skor Poedji Rochjati ke model algoritmik membuka peluang digitalisasi skrining risiko. Secara keseluruhan, Kartu Skor Poedji Rochjati terbukti valid, praktis, dan mudah diterapkan dalam pelayanan antenatal, serta berpotensi besar menurunkan angka kematian ibu di wilayah dengan sumber daya terbatas.</p> Ade Yoska Tilla Serihati, Qoni Oktanti, Leni Maryati, Syahadatina, Agustiawan Copyright (c) 2025 Ade Yoska Tilla Serihati, Qoni Oktanti, Leni Maryati, Syahadatina, Agustiawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1015 Tue, 23 Dec 2025 00:00:00 +0700 PERCUTANEOUS TRANSLUMINAL ANGIOPLASTY PADA PENYAKIT ARTERI PERIFER YANG TIDAK BERESPON TERAPI MEDIKAMENTOSA: LAPORAN KASUS https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/992 <p>Pendahuluan: Penyakit arteri perifer (PAP) merupakan manifestasi penyakit kardiovaskular yang sering ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Prevalensi PAP dilaporkan mencapai 8–28% dan berkontribusi besar terhadap kecacatan. Laporan kasus ini menggambarkan keberhasilan <em>percutaneous transluminal angioplasty </em>(PTA) pada pasien PAP yang tidak membaik dengan terapi farmakologis. Laporan Kasus: Seorang wanita 66 tahun datang dengan PAP grade Rutherford 3–4 pada tungkai bawah kanan. Pasien memiliki riwayat PAP pada tungkai kiri dan pernah menjalani PTA. Ia mengeluhkan klaudikasio berat dengan jarak tempuh &lt;30 meter dan nyeri yang kadang tidak hilang saat istirahat. Terapi cilostazol tidak memberikan perbaikan bermakna. Pemeriksaan fisik menunjukkan pulsasi arteri dorsalis pedis kanan melemah, ekstremitas kanan lebih dingin, dan saturasi oksigen jari kaki 92–94%, tanpa lesi kulit. CTA mengungkap oklusi arteri tibialis anterior dan posterior hingga arteri plantaris dan dorsalis pedis kanan. PTA dilakukan dengan hasil baik dan perbaikan gejala pada kontrol berikutnya. Kesimpulan: <em>Percutaneous transluminal angioplasty</em> dapat menjadi pilihan terapi efektif bagi pasien PAP Rutherford 3–4 yang tidak menunjukkan respons adekuat terhadap terapi medikamentosa.</p> Agustiawan, Juwanto Copyright (c) 2025 Agustiawan, Juwanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/992 Mon, 01 Dec 2025 00:00:00 +0700 PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN OBAT BEBAS TERBATAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI OBAT DI KALANGAN PELAJAR https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/978 <p class="Box-Ab-En"><span lang="IN">Self-medication, or the use of medication without a prescription, is a common practice in society, including among students. A lack of understanding regarding drug classification, packaging labels, and proper usage can lead to various risks such as medication errors, side effects, and drug resistance. This community service activity aimed to improve medicine literacy by providing education about over-the-counter (OTC) and limited OTC drugs to female vocational school students. The program was conducted at Vocational School in Medan, involving 30 participants. The intervention included a lecture session, pre-test and post-test assessments, and interactive discussions. The analysis showed an increase in knowledge scores by 4.1 points with a p-value of 0.00. This activity proved effective in enhancing adolescents’ understanding of rational drug use.</span></p> Irma Yanti Rangkuti, Nofi Susanti, Syahadatina Copyright (c) 2025 Irma Yanti Rangkuti, Nofi Susanti, Syahadatina https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/978 Tue, 02 Dec 2025 00:00:00 +0700 STRATEGI PEMBERIAN PEMAHAMAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DAN LANJUTAN PADA BAYI DAN BALITA DI DESA KOLAM KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELISERDANG https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1070 <p>Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara tahun 2024 dilaksanakan di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kecamatan Deli Serdang bertujuan mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil observasi diperoleh salah satu masalah kesehatan yang ditemukan di desa ini adalah kurangnya pemahaman dan sikap ibu tentang pentingnya pemberian imunisasi dasar dan lanjutan pada bayi dan balita. Kurangnya pemahaman dan sikap disebabkan karena beberapa faktor. Dalam hal penyelesaian masalah dilakukan beberapa strategi yang bertujuan memberikan pemahaman dan sikap ibu, di antaranya dengan melakukan posyandu, pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan. Penyuluhan dirancang secara pasrsipatif dan interaktif. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya respon yang baik dari ibu terhadap pentingnya pemberian imunisasi. Respon yang baik akan berdampak pada perubahan sikap yang dapat dilihat dari kunjungan ibu ke posyandu untuk melakukan imunisasi.</p> Saadatur Rizqillah Pasaribu, Anna Yusria, Dewi Yanti Handayani, Suryani Eka Mustika, Tezar Samekto Darungan, Nondang Purnama Siregar, Siti Kemala Sari, Wan Muhammad Ismail, Athika Adnani, Rifqi Hamdani Pasaribu Copyright (c) 2025 Saadatur Rizqillah Pasaribu https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/ibnunafis/article/view/1070 Thu, 11 Dec 2025 00:00:00 +0700